Lama membendung namun masih tertahan di sini,kembalikan senyum hujan bila bintang masih mengingat kisah yang telah di telan sekumpulan es membeku. pengap yang lama terbungkus dalam luka,teringat kembali dalam hidup tanpa tahta dan kehilangan senyum.oh...@!dimana manis yang dulu hinggap di taman ?tak ada yang menang dalam cinta,namun hujan lelah bila ketegaran ini jatuh di telaga tanpa pelabuhan nyata.Simpang kehidupan lain tak berputar di reinkarnasi senyum bintang, tak apa.'' Tuhan,beri sedikit getaran hati bintang di memory terdahulu yang pernah menemani setitik koma kisah tak terbalut kenangan!''.
Sabtu, 12 Maret 2011
Senin, 07 Maret 2011
rOmEO mEnAngIs dAlAm kEmIlAU pEnAntIAn!
Meski sejenak bertemu, bahagia dapat melihat sendu ranum bintang Di batas kerinduan danhampa tak terasa air mata menetes melwati raungan hujan
Hati yang mati suri, tiba-tiba terjaga dalam kebahagiaan tarian malaikat kecil seakan rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan terganti
Sekeras apapun karang tertuju ombak selemah apapun daya tuk mengingat
Hati miliki fiktif dan tak dapat diatur oleh nalar
sekali terhenti berharap di sekian waktu yang lalu
terkaan tak punya lagi hasrat takkan lagi melihat bianglala di pelangi jingga seolah hanyalah tumpukan jerami yang menghinggapi segelincir jarum di dedaunan panasnya gurun menguning ,,.?hanya sebatas obsesi masa lalu , hanya permainan dusta,namun yang berlinang adalah penantian terakhir dari labuhan singgasana yang telah jadi milik sang bertuah
Hati yang mati suri, tiba-tiba terjaga dalam kebahagiaan tarian malaikat kecil seakan rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan terganti
Sekeras apapun karang tertuju ombak selemah apapun daya tuk mengingat
Hati miliki fiktif dan tak dapat diatur oleh nalar
sekali terhenti berharap di sekian waktu yang lalu
terkaan tak punya lagi hasrat takkan lagi melihat bianglala di pelangi jingga seolah hanyalah tumpukan jerami yang menghinggapi segelincir jarum di dedaunan panasnya gurun menguning ,,.?hanya sebatas obsesi masa lalu , hanya permainan dusta,namun yang berlinang adalah penantian terakhir dari labuhan singgasana yang telah jadi milik sang bertuah
Jumat, 04 Maret 2011
KMI 06 KUNTU FIIIL HEEWEEEE!
Kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka.Karena yang terbak alah kasih perpisahan dan mungkin lebih cemerlang bila tanpanya: Bagai nahkoda yang terpisah dengan daratan itulah cita agung mulia
Yang jauh namun mempunyai telepati jiwa di antara sesama yang menguraikan segala penat dalam kerinduan makna .
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Bila ingin tahu musim gugur, biarlah dia mengenal pula musim semi
bila ingin tahu penghujan kenali lah gelisah kemarau melanda dahaga di kerinduan ini ,berhayal sekadar bersama dalam membunuh waktu!
Carilah permata untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarlah ada tawa ria berbagidengan kesedihan cita
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar dalam semerbak mega di padang gerincing ombak kebahagiaa bersama! (Amin semoga kita betemu!!!!! Dalam reun KMI 06)!...!
Bila ingin tahu musim gugur, biarlah dia mengenal pula musim semi
bila ingin tahu penghujan kenali lah gelisah kemarau melanda dahaga di kerinduan ini ,berhayal sekadar bersama dalam membunuh waktu!
Carilah permata untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarlah ada tawa ria berbagidengan kesedihan cita
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar dalam semerbak mega di padang gerincing ombak kebahagiaa bersama! (Amin semoga kita betemu!!!!! Dalam reun KMI 06)!...!
Langganan:
Postingan (Atom)