Meski sejenak bertemu, bahagia dapat melihat sendu ranum bintang Di batas kerinduan danhampa tak terasa air mata menetes melwati raungan hujan
Hati yang mati suri, tiba-tiba terjaga dalam kebahagiaan tarian malaikat kecil seakan rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan terganti
Sekeras apapun karang tertuju ombak selemah apapun daya tuk mengingat
Hati miliki fiktif dan tak dapat diatur oleh nalar
sekali terhenti berharap di sekian waktu yang lalu
terkaan tak punya lagi hasrat takkan lagi melihat bianglala di pelangi jingga seolah hanyalah tumpukan jerami yang menghinggapi segelincir jarum di dedaunan panasnya gurun menguning ,,.?hanya sebatas obsesi masa lalu , hanya permainan dusta,namun yang berlinang adalah penantian terakhir dari labuhan singgasana yang telah jadi milik sang bertuah
Hati yang mati suri, tiba-tiba terjaga dalam kebahagiaan tarian malaikat kecil seakan rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan terganti
Sekeras apapun karang tertuju ombak selemah apapun daya tuk mengingat
Hati miliki fiktif dan tak dapat diatur oleh nalar
sekali terhenti berharap di sekian waktu yang lalu
terkaan tak punya lagi hasrat takkan lagi melihat bianglala di pelangi jingga seolah hanyalah tumpukan jerami yang menghinggapi segelincir jarum di dedaunan panasnya gurun menguning ,,.?hanya sebatas obsesi masa lalu , hanya permainan dusta,namun yang berlinang adalah penantian terakhir dari labuhan singgasana yang telah jadi milik sang bertuah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar