Minggu, 30 Januari 2011

Lara in birthday

Perjuangan untuk mendapatkan secuil kasih bintang pupus di telan badai,hujan mulai lelah menatap cinta tanpa sebelah mata.Kini yang terkuras lunglai adalah debu tiada guna.Berapa kali harus mendengar?Ternyata telinga belum jadi rungu.Berapa kali harus melihat?Ternyata mata belum jadi netra."Wahai pengembara sampaikan jerit sumbang menangis,berbungkus tulang berdaging kerdil,hanya tangisan yang tersisa di ranting kegalauan nestapa,sampaikan salam singa yang enggan jadi predator dan jangan harap ikan rela berkompetisi dalam renang".Sekian lama sakit ini menanti,sejenak teduh memutuskan impian setiap bahagia, bahagia ini bukan untuk hujan,bahagia ini untuk bintang yang bersanding,bahagia untuk yang menduakan cinta.Dan kini,biarlah hujan memandang rela dan menjadikan dirinya: "hamparan gurun yang berduri".Cukup hujan,jangan yang lain!
     Di dedikasikan untuk sahabat kami : Vino Andrie Karan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar